SMK PGRI 1 Ngawi Adakan Tryout Online

SMK PGRI 1 NGAWI – Kali ini bukan hanya siap mengikuti UNBK Nasional serentak dengan sekolah lain. Namun SMK PGRI 1 Ngawi mengadakan Tryout secara Online secara bertahap. Dengan tujuan agar siswa semakin siap menghadapi ujian sekolah maupun ujian nasional berbasis komputer nantinya. Ujian ini diadakan di laboratorium komputer yang digunakan untuk UNBK kemarin hanya

SMK PGRI 1 Ngawi Ikuti UNBK Online

SMK PGRI 1 Ngawi ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Online. Ya untuk tahun 2016 kami mulai mengikuti ujian nasional berbasis komputer online secara serentak dengan sekolah-sekolah lain di Indonesia. Sebetulnya tahun kemarin kami sudah mendaftar dan ingin mengikuti namun, karena ada kendala dalam hal persiapan dan peralatan teknis maka kami batal mengikuti ujian nasional

Hadapi MEA 2015, Pakde Karwo Perbanyak SMK

Jelang ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN yang akan dilaksanakan pada 2015, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur agar bersiap diri. Salah satunya dengan menyiapkan tenaga terampil dengan memperbanyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). “Saya ajak seluruh komponen Jatim untuk bersiap diri lahir batin untuk hadapi MEA,” kata ¬†Gubernur

Kurikulum SMK Disesuaikan Tuntutan MEA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyesuaikan kurikulum di jenjang SMK sesuai tuntutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Kemampuan berbahasa asing salah satu faktor yang diutamakan. Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Mustaghfirin Amin mengatakan, di SMK, kemampuan berkomunikasi dengan bahasa asing tidak lagi menjadi alat kualifikasi akademis tetapi untuk penyesuaian kemampuan di abad 21. Kemampuan itu diintegrasikan kementerian

Lulusan SMK Jangan Hanya Mentok Bekerja

Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) banyak juga yang hanya fokus pada dunia kerja. Alhasil ketika sudah bekerja, ada juga yang tidak lagi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Siswa SMKN 1 Batam, Fahri Yudin, mengungkapkan bahwa siswa SMK itu harus tetap memperbanyak ilmu meski di didik untuk bisa siap terjun di dunia kerja. “Walaupun di didik

Penyebab Lulusan SMK Kurang Terserap di Dunia Kerja

Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) sengaja disiapkan untuk bisa berkompetisi di dunia kerja. Namun faktanya, masih ada sejumlah lulusan SMK yang belum mendapat pekerjaan. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadi kurang sinkronnya ilmu yang diajarkan di sekolah dengan kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja. Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Mustagfirin Amin, mengungkapkan bahwa salah

Lulusan SMK Masih Kurang Informasi Seputar Kerja

Kurangnya informasi seputar kerja membuat sejumlah lulusan SMK tidak tahu di mana mereka harus meniti karier. Padahal dengan banyaknya informasi yang ada, mereka menjadi tahu ke mana harus melamar pekerjaan usai lulus nanti. Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Mustagfirin Amin, menyatakan lulusan SMK belum bias bekerja karena tidak tahu tempat kerja yang sesuai kemampuannya. “Bisa

Trik Siap Kerja bagi Lulusan SMK

Sekolah menengah kejuruan (SMK) disiapkan bagi siswa-siswi yang usai lulus ingin langsung bekerja. Meski demikian, setiap siswa-siswi SMK harus memiliki trik agar setelah lulus bisa terserap di dunia kerja. Siswa SMKN 1 Batam, Fahri Yudin, mengungkapkan mempunyai trik khusus agar setelah lulus nanti kemampuan yang dimiliki tidak lagi diragukan dan bisa bermanfaat untuk memasuki dunia