Penyebab Lulusan SMK Kurang Terserap di Dunia Kerja

lulusan-smk-masih-kurang-informasi-seputar-kerja-zBcipr4Nrw-570x480

Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) sengaja disiapkan untuk bisa berkompetisi di dunia kerja. Namun faktanya, masih ada sejumlah lulusan SMK yang belum mendapat pekerjaan. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadi kurang sinkronnya ilmu yang diajarkan di sekolah dengan kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Mustagfirin Amin, mengungkapkan bahwa salah satu faktornya yakni missmatch dengan berbagai penyebab yang ada.

“Misalnya karena perkembangan teknologi. Sementara yang diajarkan itu teknologi lama. Ada juga missmatch akan informasi. Misalnya, sekarang dibuka mengenai teknologi kereta api yang begitu canggih, sementara yang dipelajari masih lama,” ungkapnya, di Hotel Sangri-la, Jakarta, belum lama ini.

Sementara itu penyebab lainnya dikarenakan perubahan gaya hidup. Seperti, pertanian yang sebetulnya masih sangat dibutuhkan. “Tapi, anak mudanya sudah mau gaya hidup yang baru,” ujar dia.

Sehingga, adanya missmatch yang terjadi yang menyebabkan lulusan SMK sulit terserap di dunia kerja bukan saja murni karena tidak sesuai jurusan mereka.

Mustagfirin menambahkan, lulusan SMK di bidang kelautan sangat diperlukan, namun para anak nelayan tidak didorong untuk mendalami ilmu kelautan. “Atau anaknya petani malah tidak dianjurkan untuk belajar di pertanian. Ini kan juga merupakan bagian dari kultur yang juga ikut menentukan,” tambahnya.

Sumber : Okezone